PABRIK CONVEYOR

Pabrik conveyor adalah suatu perusahaan yang bergerak di bidang fabrikasi conveyor atau pembuat conveyor, pabrik conveyor sudah kita bangun sejak tahun 2010 .

Pabrik Conveyor

pabrik conveyor yang kita terapkan dari pembuatan frame conveyor, pembuatan roller conveyor, pembuatan tail pully conveyor, fabrikasi head pully conveyor, fabrikasi guide conveyor, penyediaan belt conveyor dan lain sebagainya.

Pabrik conveyor yang kita jalankan mengerjakan pembuatan frame conveyor yang fabrikasinya menggunakan material sesuai pesanan contohnya seperti besi hollow, UNP, CNP, H-Beam dan lain sebagainya bisa juga kita menggunakan bahan stenless steel meliputi plate stenless steel, hollow stenless steel, pipa stenless steel dan lain sebagainya, pabrik conveyor kita fabrikasi semuannya di work shop kita karena dengan pengalaman yang kita terapkan untuk pembuatan frame conveyor yang akan kita rancang sesuainya kebutuhan di lapangan , fungsi dari frame conveyor dan kebutuhan di produksi.

Pabrik conveyor dalam pembuatan roller conveyor yang banyak sekali macam dan kebutuhan yang berada dalam pabrik conveyor tergantung fungsi dan aplikasinya di produksi dan di lapangan, roller conveyor heavy duty yang kita terapkan dalam pekerjaan kita yang kita tawarkan pada konsumen semuanya baik menggunakan material stenless steel maupun material mild steel yang kita pergunakan pada fabrikasi roller conveyor.

Pembuatan tail pulley conveyor dalam pengalaman kita tail pulley sebagai roller penahan adjuster belt conveyor yang berfungsi sebagai penahan penyearah belt conveyor supaya berada pada jalurnya dan penyetabil jalannya conveyor, tail pulley conveyor lebih bagus kita kasih karet atau yang kita sebut lagging pulley supaya belt conveyor lebih awet.

Fabrikasi head pulley conveyor banyak macam dan jenisnya semua roll conveyor pada umumnya sama bentuknya tetapi berbeda fungsinya head pulley banyak yang dilapis karet supaya tidak terjadi gesekan yang menyebabkan putusnya belt conveyor karena fungsi dari head pulley tersebut berperan penting sekali pada jalannya conveyor karena sebagai penarik belt conveyor dan bisa di sebut roll utama lagging pulley type sersan yang banyak di aplFabrikasi conveyor merupakan suatu jasa yang berhubungan dengan pekerjaan conveyor, conveyor adalah suatu mesin yang berfungsi sebagai alat transfer suatu product yang dimana cara kerjanya membawa product dari posisi horizontal, vertical dan cross untuk jalannya suatu product yang di bawa oleh conveyor itu sendiri.

Fabrikasi conveyor dimulai dari perancangan mesin conveyor sesuai kebutuhan pada suatu industri dengan proses penentuan layout produksi yang rencananya mau di taruh conveyor sebagai alat bantu transfer dalam produksi, perancangan conveyor kita menggunakan program autocad sebagai dasar fabrikasi pada suatu workshop, PT Seido Agra Abadi sudah banyak merancang mesin mesin industri khususnya conveyor unit. Desain conveyor kita rancang sesuai kebutuhan customer dan atas persetujuan pemesan conveyor, kalau desain conveyor sudah di setujuin baru kita lanjutkan tahap kedua yaitu proses penggambaran sparepart yang sudah terbagi sesuai ASSY dari perancangan conveyor itu sendiri, biasanya di kelompok kan menjadi 3 jenis assy : assy frame, assy driven, dan assy table conveyor.

Assy frame conveyor berupa bagian frame conveyor yang di fabrikasi terlebih dahulu di karenakan proses fabrikasi untuk pembuatan dasar conveyor adalah frame, yang menggunakan bahan seperti H -Beam , hollow, siku plate, kanal U, kanal C dan lain sebagainya , fabrikasi frame conveyor menggunakan alat alat berupa Gerinda Potong, Bore tangan, mesin las argon maupun las listrik, tentunya proses pengerjaannya sesuai dengan gambar kerja yang sudah di buat dan di setujui oleh pemesan conveyor.

Assy driven adalah bagian fabrikasi conveyor yang berhubungan dengan sparepart yang bergerak contohnya shaft motor, pulley return, head pulley, tail pulley, carrier pulley dan lain sebagainya semua proses sparepart conveyor diatas menggunakan proses bubut dalam pengerjaanya karena fungsi sparepart tersebut berputar untuk menggerakkan belt conveyor yang berada diatas roller tersebut.

Assy table conveyor adalah bagian fabrikasi conveyor yang berupa plate bahan dasar dari sparepart tersebut biasanya di proses menggunakan mesin milling sebagai proses pembuatannya contoh sparepart berupa dudukan bearing, support conveyor, base plate, housing conveyor dan lain sebagainya

Fabrikasi conveyor banyak memerlukan tenaga ahli dalam perakitannya karena kita banyak pekerjaan berupa pengelasan dari pada proses machining bisa 75 % dibanding 25 % dan masih ada proses pembuatan rangkaian listrik berupa sistem pergerakannya conveyor yang dirakit dalam suatu box panel listrik.

Fabrikasi conveyor tidak lepas dari istilah frame conveyor, pulley conveyor dan belt conveyor di fabrikasi conveyor ini kita jelaskan tentang belt conveyor dan kegunaannya, belt conveyor merupakan sabuk atau selendang yang menghubungkan head pulley dan tail pulley yang di gerakkan oleh suatu dinamo motor yang dihubungkan pada head pulley dengan menggunakan chain atau pun V belt yang di putar sejajar dengan frame conveyor, dimana kesejajaran belt conveyor sendiri diatur dengan tail pulley sebagai adjusternya supaya pergerakan belt conveyor tidak lari kekanan maupun kekiri yang di bantu oleh carrier pulley atau gravity roll supaya disaat melakukan adjuster tail pulley tidak membutuhkan tenaga yang besar, belt conveyor ada banyak jenisnya :

  • Rubber belt conveyor
  • PVC belt conveyor
  • PU belt conveyor
  • Plastik belt conveyor

Rubber belt conveyor adalah belt conveyor yang terbuat dari rubber atau karet alam yang di proses sedemikian rupa yang terbentuknya lembaran karet yang memanjang yang dimana bagian tengah rubber belt tersebut terdapat canvas ataupun benang supaya rubber belt tersebut menjadi kuat disaat membawa beban saat conveyor berjalan sesuai fungsinya, rubber belt conveyor biasanya diaplikasikan pada industri pertambangan, industri semen, industri granit, industri marmer, industri pupuk, industri kertas dan lain sebagainya.

Belt PVC conveyor adalah belt conveyor yang terbuat dari bahan dasar PVC biasanya berwarna hijau , putih , dan hitam, aplikasinya biasanya di pergunakan untuk conveyor yang ringan secara beban dan operasionalnya, banyak di jumpai pada industri makanan, industri packing, dan industri minuman, tapi di peruntukkan atau di fungsikan pada area produksi pembawa product yang sudah di packing dengan kardus maupun bungkus plastik.

Belt PU conveyor adalah belt conveyor yang berbahan dasar menggunakan polyurethane sifat belt nya lebih elastis di banding dengan pvc belt dari segi visual beltnya hampir sama dengan belt pvc, belt PU bisa di bilang belt food grade , banyak di gunakan dalam pabrik makanan dan minuman, warna yang sering kita jumpai berwarna putih dan hijau, aplikasinya untuk pembuatan conveyor inline dan cross feeder.

Conveyor inline adalah conveyor yang berfungsi untuk penyambung dari mesin produksi, biasanya yang sering menggunakan conveyor inline pabrik wafer dikarenakan untuk mengurangi karyawan produksi yang banyak kerjanya kurang maksimal banyak proses yang dilakukan secara manual jadi menggunakan fabrikasi conveyor bisa membuat automation yang tidak membutuhkan karyawan yang menyusun product kedalam kemasan.

Pengertian dan macam conveyor

Conveyor adalah suatu sistem mekanik yang mempunyai fungsi memindahkan barang dari satu tempat ke tempat yang lain. Conveyor banyak dipakai di industri untuk transportasi barang yang jumlahnya sangat banyak dan berkelanjutan. Conveyor terutama berguna dalam aplikasi yang melibatkan transportasi bahan berat ataubesar. Sistem conveyor  memungkinkan transportasi cepat dan efisien untuk berbagai bahan.Banyak jenis sistem conveyor  yang tersedia, dan digunakan sesuai dengan kebutuhanberbagai industri yang berbeda. Dalam kondisi tertentu, conveyor banyak dipakai karena mempunyai nilai ekonomis dibanding transportasi berat seperti truk dan mobil pengangkut. Conveyor dapat memobilisasi barang dalam jumlah banyak dan continue dari satu tempat ke tempat lain

Beltconveyor

atau ban berjalan adalah alat transportasi yang paling efisien dalam pengoperasiannya jika dibanding dengan alat berat / truck untuk jarak jauh, karena dapat mentransport material lebih dari 2 kilometer, tergantung disain belt itu sendiri. Material yang di transport dapat berupa bubuk, granular atau lump dengan kapasitas lebih dari 2000 ton/jam, hal ini berkembang seiring dengan kemajuan disain belt itu sendiri. Saat ini sudah dikembangkan beltconveyor jenis long curve, yaitu belt dengan lintasan kurva horizontal maupun vertikal dengan radius minimum 400 m, sehingga sangat cocok untuk medan berliku dan jarak jauh. Keuntungan lainnya penggunaan beltadalah kemudahan dalam pengoperasian dan pemeliharaan, tetapi belt tidak tahan temperatur di atas 200 0C. Dengan beltconveyor, material dapat diumpan disepanjang lintasan, begitu juga pengeluarannya

Jenis belt bisa berupa textil rubber beltmetal beltsteel cord belt. Jenis yang paling banyak dipakai adalah jenis textil rubber belt. Lintasan belt dapat direncanakan horizontal, inklinasi, kombinasi inklinasi dan horizontal. Sudut kemiringannya tergantung koefisien gesek antara material yang diangkut. Dalam prakteknya sudut inklinasi berkisar antara 7o – 10o lebih kecil dari sudut gesek material belt. Hal ini disebabkan karena adanya penurunan belt (belt sag) antara idler roller, sehingga inklinasi lebih besar dari inklinasi belt itu sendiri

Prinsip kerja belt conveyor adalah mentransport material yang ada di atas belt, dimana umpan atau inlet pada sisi tail dengan menggunakan chute dan setelah sampai di head material ditumpahkan akibat beltberbalik arah. Belt digerakkan oleh drive / head pulley dengan menggunakan motor penggerak. Head pulley menarik belt dengan prinsip adanya gesekan antara permukaan drum dengan belt, sehingga kapasitasnya tergantung gaya gesek tersebut

Roller conveyor hanya bisa memindahkan barang yang berupa unit dan tidak bisa memindahkan barang yang berbentuk bulk atau butiran. Unit yang bisa dipindahkan menggunakan roller conveyor juga harus mempunyai dimensi tertentu dan berat tertentu agar bisa ditransportasikan. Untuk memindahkan barang dalam bentuk bulk, bulk tersebut harus dikemas terlebih dahulu dalam unit agar bisa ditransportasikan menggunakan sistem ini

Spesifikasi roller conveyor juga harus disesuaikan dengan dimensi dan beban unit yang akan ditransportasikan. Rancangan sistem roller conveyor harus mempu menerima beban maksimum yang mungkin terjadi pada sistem conveyor. Selain itu, desain dimensi sistem juga harus dipertimbangkan agar sesuai dengan dimensi unit yang akan ditransportasikan. Dalam beberapa kasus dimensi unit yang lebih lebar dari dimensi lebar roller masih diperbolehkan. Kelebihan roller conveyor adalah bisa mentransformasikan pada kemiringan tertentu sehingga conveyor bisa mentranportasikan barang dari satu tingkat ke tingkat yang lain. Selain itu, roller conveyor juga bisa membelokkan jalur unit yang belokkannya sangat tajam. Hal tersebut bermanfaat untuk daerah yang ruanganya terbatas. Selain itu, roller conveyormempunyai kemampuan untuk menggabungkan 2 jalur yang terpisah. Penggabungan 2 jalur tersebut dapat dilakukan dengan berbagai metode seperti Y-Line dan accumulating roller conveyor

Chain conveyor terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu scraper conveyorapron conveyorbucket conveyor, dan bucket elevator. Keempat jenis elevator tersebut pada dasarnya menggunakan rantai sebagai alat bantu untuk menggerakkan material. Scraper conveyor merupakan conveyor yang sederhana dan paling murah diantara jenis  conveyor lainnya.  Conveyor jenis ini digunakan untuk mengangkut material-material ringan yang tidak mudah rusak, seperti abu, kayu dan kepingan. Apron conveyor digunakan untuk variasi yang lebih luas dan beban yang lebih berat dengan jarak yang pendek. Apron conveyor yang sederhana terdiri dari dua rantai yang dibuat dari mata rantai yang dapat ditempa dan ditanggalkan dengan alat tambahan A. Palang kayu dipasang pada alat tambahan A diantara rantai dengan seluruh tumpuan dari tarikan conveyor. Untuk bahan yang berat dan pengangkutan yang lama dapat ditambahkan roda (roller) pada alat tambahan A. Selain digunakan roller, palang kayu dapat juga digantikan dengan plat baja untuk mengangkut bahan yang berat

Bucket conveyor merupakan bentuk yang menyerupai conveyor apron yang dalam. Bucket conveyor dapat digunakan untuk mengangkut bahan bentuk bongkahan. Umumnya bucket digerakkan dengan rantai  namun, bucket conveyor memiliki kecepatan yang rendah dibandingkan jenis chain conveyor lainnya. Bucket elevator digunakan untuk pengangkutan material dengan kemiringan yang curam karena jenis chain conveyor lainnya hanya mampu mengangkut material dengan kemiringan yang terbatas. Bucket elevator terdiri dari timba-timba (bucket) yang dibawa oleh rantai atau sabuk yang bergerak. Timba-timba (bucket) yang digunakan memiliki beberapa bentuk sesuai dengan fungsinya masing-masing.

 Screw conveyor merupakan jenis conveyor yang paling tepat untuk mengangkut bahan padat berbentuk halus atau bubur. Alat ini pada umumnya terbuat dari pisau yang berpilin mengelilingi suatu sumbu sehingga bentuknya mirip sekrup. Pisau berpilin ini disebut flight yang terdiri dari sectional flighthelicoid flight, dan special flight. Untuk mendapatkan conveyor panjang yang lebih sederhana dan murah, biasanya conveyor itu disusun dari conveyor-conveyor pendek. Tiap conveyor pendek mempunyai standar tertentu sehingga dapat dipasang dengan konveyorpendek lainnya, yaitu dengan cara memasukkan salah satu poros sebuah konveyor ke lubang yang terdapat pada poros konveyor yang satunya lagi. Keuntungan menggunakan

screw conveyor adalah mudah dalam hal penanganan dan dapat mengeluarkan material dalam titik didih tertentu

Pneumatik conveyor biasanya digunakan untuk memindahkan bahan yang terjaga kebersihannya agar terhindar dari kontaminan zat beracun. Selain itu, dapat juga digunakan untuk mengangkut bahan yang ringan atau berbentuk bongkahan kecil. Pada jenis conveyor ini bahan dalam bentuk suspensi diangkut oleh aliran udara. Pada tipe yang sederhana, sebuah pompa cycloida akan menghasilkan kehampaan yang sedang dan sedotannya dihubungkan dengan sistem pengangkutan. Bahan-bahan akan terhisap kemudian naik melalui selang yang dapat dipindah-pindahkan ujungnya. Selanjutnya, aliran udara yang mengangkut bahan padat dalam bentuk suspensi akan menuju siklon dan selanjutnya menuju ke pompa

Forklift adalah alat yang biasanya digunakan oleh industri yang bobot pengangkatannya sangat besar. Forklift digunakan untuk membawa, mendorong, menarik, dan mengangkat beban yang berat.Mekanisme sistem hidrolik digunakan pada pengoperasian forklift. Kekuatan angkut forklift didapatkan dari energi mekanis yang dihasilkan dari motor penggerak utama. Motor penggerak utama forkliftmenggunakan mesin diesel yang memiliki putaran mesin sekitar 1500 rpm. Putaran dari mesin ini digunakan untuk menggerakkan pompa oli (oil pump). Oli dari tangki utama dipompakan sehingga mengalir menuju control valve. Terdapat dua katup yang terhubungdengan control valve, yaitu lift valve dan tilt valveLift valve berfungsi untuk mengontrol keluar masuknya batang torak pada lift silinder sehingga dapat menaikkan dan menurunkan beban. Sedangkan tilt lift berguna sebagai pengontrol keluar masuknya batang torak pada tilt silinder sehingga dapat memiringkan tiang pengangkat

Handlift juga merupakan alat yang digunakan untuk membawa dan memindahkan beban seperti forklift.

Prinsip kerja pada handlift ini sama dengan prinsip kerja pada penggunaan dongkrak hidrolik yang sering digunakan untuk mendongkrak mobil. Prinsip kerjanya dengan memanfaatkan Hukum Paskal :tekanan yang diberikan pada suatu  fluida (zat cair) dalam ruang tertutup akan diteruskan ke segala arahdengan tekanan sama besar”. Dongkrak hidrolik terdiri dari dua tabung yang berhubungan yang memiliki diameter yang berbeda ukurannya.Jika kita memberikan gaya yang kecil pada tabung berdiameter kecil maka tekanan akan disebarkan merata ke segala arah termasuk ke tabung besar.

Penggunaan forklift dan handlift juga dapat dimudahkan dengan menggunakan palet. Palet merupakan sarana untuk mengangkut barang yang berfungsi untuk mengangkut barang dalam volume yang cukup besar dan dapat diklasifikasi secara jelas jenis produknya. Dalam industri, penggunaan palet sering dilakukan dalam proses warehousing agar mudah dalam mengidentifikasi volume barang. Palet memiliki ukuran standar yang biasa digunakan

Bucket Elevator adalah angkutan transportasi vertikal yang digunakan untuk mengangkut orang atau barang yang biasanya terdapat pada gedung bertingkat. Berdasarkan prinsip kerjanya, Elevator terbagi menjadi dua, yaitu menggunakan sistem hidrolik yang elevatornya diangkat seperti menggunakan dongkrak disebut hidrolik dan menggunakan kabel baja yang disebut traction elevator.

Pompa adalah suatu alat yang berfungsi untuk memindahkan cairan dari suatu tempat ke tempat yang lain melalui suatu media perpipaan dengan cara menambahkan energi pada cairan yang dipindahkan dan berlangsung secara terus menerus. Pompa beroperasi dengan prinsip membuat perbedaan tekanan antara bagian masuk (suction) dengan bagian keluar (discharge). Dengan kata lain, pompa berfungsi mengubah tenaga mekanis dari sumber tenaga (penggerak) menjadi tenaga kinetis (kecepatan), dimana tenaga ini berguna untuk mengalirkan cairan dan mengatasi hambatan-hambatan pengaliran itu dapat berupa perbedaan tekanan, perbedaan ketinggian atau hambatan gesek.

INFO PEMESANAN HUBUNGI :

FAJAR Telp : 0818-305-999 Email : fajar.solo99@gmail.com